<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Inspirasi untuk Selalu menulis</title>
	<atom:link href="http://inspirasimenulis.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://inspirasimenulis.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Mon, 02 Jan 2012 18:19:37 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='inspirasimenulis.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://1.gravatar.com/blavatar/b3d6811249f41bb35ddb646196fb5d2b?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>Inspirasi untuk Selalu menulis</title>
		<link>http://inspirasimenulis.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://inspirasimenulis.wordpress.com/osd.xml" title="Inspirasi untuk Selalu menulis" />
	<atom:link rel='hub' href='http://inspirasimenulis.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Hasil Chained Writing di Facebook # 2</title>
		<link>http://inspirasimenulis.wordpress.com/2010/03/22/hasil-chained-writing-di-facebook-2/</link>
		<comments>http://inspirasimenulis.wordpress.com/2010/03/22/hasil-chained-writing-di-facebook-2/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 22 Mar 2010 02:01:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>inspirasimenulis</dc:creator>
				<category><![CDATA[AI]]></category>
		<category><![CDATA[Chained Writing]]></category>
		<category><![CDATA[games writing]]></category>
		<category><![CDATA[kiat menulis]]></category>
		<category><![CDATA[kritik]]></category>
		<category><![CDATA[motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[semangat menulis]]></category>
		<category><![CDATA[tips menulis]]></category>
		<category><![CDATA[unik]]></category>
		<category><![CDATA[writing tips]]></category>
		<category><![CDATA[permainan penulisan]]></category>
		<category><![CDATA[permainan seru]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://inspirasimenulis.wordpress.com/?p=144</guid>
		<description><![CDATA[Ini adalah hasil sementara Chained Writing ke 3 di Facebook : Pesan Kakek Adapaun paragraph dari saya: Aku masih teringat pesan kakek, ketika aku masih duduk di bangku kelas 5 SD. &#8220;Nak, jika kamu ingin menjadi lelaki sejati dan bahagia, kamu harus &#8230;&#8230;..&#8221; … dan iniliah lanjutannya ..mengingat pesan kakek ini.&#8221; Kakek bergeser di dekatku, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=inspirasimenulis.wordpress.com&amp;blog=10732171&amp;post=144&amp;subd=inspirasimenulis&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ini adalah hasil sementara Chained Writing ke 3 di Facebook :</p>
<h2>Pesan Kakek </h2>
<p>Adapaun paragraph dari saya:</p>
<h3><i>Aku masih teringat pesan kakek, ketika aku masih duduk di bangku kelas 5 SD.</p>
<p>&#8220;Nak, jika kamu ingin menjadi lelaki sejati dan bahagia, kamu harus &#8230;&#8230;..&#8221; </i></h3>
<p>… dan iniliah lanjutannya</p>
<p>..mengingat pesan kakek ini.&#8221; Kakek bergeser di dekatku, memintaku berdiri. Kemudian menarik pinggangku dengan lembut, dan kakek menggendongku di pangkuannya. &#8220;Ingat sampai kapanpun, bahwa lelaki sejati itu&#8230; <i>(Hafid Algristian )</i><span id="more-144"></span></p>
<p>&#8230;Lelaki yg kuat, pantang menyerah, dan tidak cengeng. Kakek menatapku dalam. Aku tahu beliau sangat menyayangiku. Kamipun berjalan beriringan di pematang sawah. Kanan kiri kami terhampar padi yg mulai kekuningan. Angin berhembus sepoi&#8230;Hmmm <i>(Aisyah Khafifi)</i></p>
<p>&#8220;&#8230;. kamu harus menjadi kuat dalam menghadapi setiap tantangan di dalam kehidupan ini. Jangan sekali-kali kamu mundur atau menyerah terhadap kesulitan yang menimpamu. Jadikan itu sebuah cambuk tuk menambah semangat juang hidupmu. Dan yang kedua jika kau jatuh hati kepada seorang wanita, ungkapkanlah isi hatimu. Jangan kau menjadi seperti kayu kepada api yang menjadikannya abu. Atau menjadi awan kepada hujan yang menjadikannya tiada. Jangan kau takut mengungkapkan isi hatimu terhadap wanita yang kau cintai. Jika kau sudah mampu demikan, kau sudah bisa menjadi lelaki sejati. <i>(Echal Gilbert)</i></p>
<p>pesan itu tak hanya teruap dari bibirnya, tapi juga tergambar di kehidupan sehari-harinya. Kakek adalah sosok yang kuat dan pantang menyerah. Bayangkan saja, tiap hari kakek harus mengurus sawah yang jaraknya hampir 15 kilometer dari tempat tinggal kami. Semua perkakas pun dibawa sendiri. Tak pernah sekalipun kami, cucunya melihat raut wajah yang lemas dan lesu, apalagi keluh tangis, yang tergambar hanyalah raut wajah dan senyum kebahagian. <i>(Wahyu Permadi)</i></p>
<p>kakek memang bukan pahlawan.<br />
tapi kakek memiliki semangat seperti pahlawan.<br />
semangat dalam berjuang mempertahankan hidup, tanpa kenal menyerah dan putus asa. <i>(Mahfud Aremania)</i></p>
<p>aku sangat menyayangi kakek, kakek adalah satu satu nya keluarga ku yang tersisa setelah kecelakaan maut yang merenggut nyawa kedua orang tua ku, kakek.. bagas sayang sama kakek,aku tak tega untuk mengatakan bahwa aku di terima di salah satu perguruan tinggi di kota,aku tak sanggup jika harus mengatakan hal ini kepada kakek,aku tau kakek akan sangat bahagia tetapi aku tak ingin meninggalkan kakek seorang diri di desa.. <i>(Dinda Hidayantee)</i></p>
<p>Sungguh aku bingung, di satu sisi aku ingin sekali menggapai cita-citaku, di sisi lain aku tak tega dengan kakek.. </p>
<p>&#8220;Duh Ya Allah bantu aku&#8221; <i>(Kya Habib Dayyan Nadia)</i></p>
<p>aku terus berlajan lunglai di belakang kakek,kakek meski usah nya sudah senja selalu menawarkan senyum dan keramahan di wajah nya. </p>
<p>&#8220;bagas&#8230;ada apa sepertinya ada yang mengganjal pikiranmu nak?&#8221; tanya kakek </p>
<p>&#8220;ah engga kek.. bagas gapapa..ayo kita pulang,oiya kek kita mampir ke warungnya mbok darmi dulu yuk..&#8221; ajak ku.</p>
<p>warung mbok darmi adalah warung kopi yang menjadi favorite warga desa,selain mbok darmi yang masih semlohai meski sudah janda beranak 3 tapi wajah mbok darmi masih terlihat muda dan segar. selain itu warung kopi nya biasa di singgahi oleh warga desa karena keramahan dan kemurahan nya. <i>(Dinda Hidayantee)</i></p>
<p>&#8220;Kopi satu&#8230; kamu apa Gas?&#8221; kata kakek memasan minuman favoritnya.. sambil bertanya ke aku</p>
<p>&#8220;Aku es degan aja kek..?&#8221; kataku nggak bersemangat</p>
<p>&#8220;Wah kamu ini&#8230;wong mendung mau hujan kok es degan&#8221;</p>
<p>&#8220;Iya.. gak papa kek&#8230; lagi kepanasan nih&#8230;&#8221; kataku&#8230; sungguh kepalaku yng panas&#8230; memikirkan bagaimana harus ngomong kepada kakek <i>(Kya Habib Dayyan Nadia)</i></p>
<p>masih saja bergejolak dalam dadaku ini,semakin sesak,kupandangi wajah senja kakek.. aku semakin tidak tega.tetapi ini mengenai masa depan ku aku juga ingin membuat kakek bangga .</p>
<p>&#8220;nak bagas.. ini es degannya&#8221; suara mbok darmi memecahkan lamunanku</p>
<p>&#8220;ada apa toh nak bagas ini ko wajah nya bermuram durja&#8221; tanya nya gelisah mellihat ku <i>(Dinda Hidayantee)</i></p>
<p>&#8220;mmmm&#8230;mmmm nggak papa kok &#8230; cuman sedikit pusing&#8221; sahutku</p>
<p>&#8220;nah.. pusing gitu malah minum es&#8230;, sana ganti apa gitu,,&#8221; kakek nimbrung.</p>
<p>&#8220;nggak kok kek&#8230; cuman lagi nggak enak badan&#8230;&#8221;</p>
<p>&#8220;Ya&#8230;tapi kalo nggak kuat ya jangan dipaksa..&#8221;</p>
<p>&#8220;oh iya Kek, pas kakek muda dulu, penginya jadi apa.. maksudku cita-cita kakkek&#8221; katakaku mengalihkan perhatian, sambil memancing2 reaksi kakek agar aku punya momen untuk bicara masalahku</p>
<p>sejenak kakek memandaingi agak heran&#8217;</p>
<p>&#8220;Tumben kamu tanya begitu,..&#8221; katnya sambil menyeruput kopi panasnya <i>(Kya Habib Dayyan Nadia)</i></p>
<p>&#8220;ya pengen tau aja kek.. yang namanya pemuda pasti punya cita-cita setinggi langit!&#8221; kataku memncing</p>
<p>&#8220;ya tentu lah.. kakek dulu punya cita-cita!wong kakek pernah muda heheh &#8221; jawab kakek sambil tertawa ngikik,memperlihatkan gigi depannya yang hanya tinggal 4 buah..mirip seperti bayi</p>
<p>&#8220;kakek mu dulu ini gagah loh nak bagas, orangnya rajin dari muda&#8221; sahut mbok darmi ikut nimbrung</p>
<p>&#8220;loh emang mbok dari tau kakek waktu masih muda?&#8221; tanyaku penasaran.</p>
<p>&#8220;iya toh nak,kakek mu ini dulu selalu aktiv di desa,waktu itu mbok usia nya masih kira-kira sd kelas 6 dan kakek mu sudah sma&#8221; kata mbok darmi menjelaskan.</p>
<p>&#8220;hahah.. saya jadi malu,si mbok ini bisa aja.. ya namanya anak muda pasti gagah toh mbok&#8221; jawab kakek tertawa</p>
<p>&#8220;iya tapi si husen itu badanya masih ceking waktu muda&#8221; jawab mbok darmi yang masih mengenang husen almarhum suami nya,</p>
<p>seolah-olah pembicaraan itu flash back ke belakang&#8230; <i>(Dinda Hidayantee)</i></p>
<p>&#8220;Kakek belum menjawab pertanyaanku..&#8221;</p>
<p>&#8220;Hmm&#8230; baiklah Bagas. Kakek jawab pertanyaanmu.&#8221; Kakek terdiam sejenak. Menarik nafas dalam&#8230; kemudian mulai berbicara.</p>
<p>&#8220;Ayah kakek dulu, seorang aktivis. Sebagai anak pertamanya, kakek menyaksikan kegigihan, perjuangan, perjalanan hidup, semua aktivitas, yang tidak pernah kakek bayangkan, bisa dilakukan oleh seorang warga desa yang kerjanya cuma berkebun.&#8221; Kakek menghela nafasnya sejenak.. menyeruput kopi panasnya.. </p>
<p>&#8220;Kakek melihat, bagaimana desa ini, bisa ada listrik. Ayah kakek yang mengusulkannya. Ia meninggalkan kebunnya untuk beberapakali bolak-balik ke kelurahan untuk membicarakan dan mengurusnya dengan pak lurah.&#8221; </p>
<p>&#8220;Wow&#8230; begitukah buyutku kek..?&#8221; aku terkagum-kagum. Meskipun masih merasa biasa-biasa saja. Jadi aktivis di desa kan ga sedahsyat di kota. hehe.. menurutku sih.</p>
<p>&#8220;Dan banyak hal lagi Bagas. Ayah kakek itu seperti pahlawan bagi desa ini.&#8221; Terlihat kebanggaan di matanya. </p>
<p>&#8220;Lha betul itu, Gas&#8230; buyutmu itu luar biasa. Bapakku ya temannya. Sering menceritakan tentang beliau.&#8221; Mbok Darmi menimpali. </p>
<p>&#8220;Makasih mbok&#8230;&#8221; senyum terukir diwajahnya. sangat bangga. &#8220;Itulah mengapa, hanya satu cita-cita kakek Bagas.&#8221;</p>
<p>Aku mencondongkan badanku. Tak ingin melewatkan jawaban yg sejak tadi kutunggu, &#8220;Apa itu kek ?&#8221;</p>
<p>&#8220;Menjadi aktivis.&#8221;</p>
<p>Aku diam&#8230; <i>(&#8216;Aisyah Radhwa Dzikra Amiin)</i></p>
<p>Kakek ini, saat muda sudah jadi aktivis kata mbok Darmi. Kok cita-citanya ingin jadi aktivis. Apa istimewanya.. Aktivis yang jadi aktivis..?? <i>(&#8216;Aisyah Radhwa Dzikra Amiin)</i></p>
<p>&#8220;menurut kakek menjadi seorang aktivis adalah sebuah cita-cita luhur dimana selalu ada sebuah pengorbanan untuk sebuah cita-cita&#8221; lanjut kakek sembari mengambil pisang goreng di depan nya.</p>
<p>&#8220;hems.. aktivis? kakek memang berjiwa muda!&#8221; sahutku.<br />
hati ku bergejolak, ada sebuah celah kecil untuk ku mengatakan kepada kakek. tapi aku masih takut untuk memulai nya.<br />
ah bagaimana ini.. <i>(Dinda Hidayantee)</i></p>
<p>Tiba-tiba datang om ku dengan sewenang-wenang dan bersuara tinggi &#8220;kalian ngomong apa?paman sudahlah jangan ngajari bagas yang bukan-bukan, biar paman tok saja yang jadi aktivis! dan hidup susah sampai sekarang! jangan pengaruhi bagas!, sambil duduk didepan kami yang sedang ngobrol, pamanku melanjutkan kalimat-kalimat pedasnya.. <i>(Mohammad Nur)</i></p>
<br />Filed under: <a href='http://inspirasimenulis.wordpress.com/category/ai/'>AI</a>, <a href='http://inspirasimenulis.wordpress.com/category/chained-writing/'>Chained Writing</a>, <a href='http://inspirasimenulis.wordpress.com/category/games-writing/'>games writing</a>, <a href='http://inspirasimenulis.wordpress.com/category/kiat-menulis/'>kiat menulis</a>, <a href='http://inspirasimenulis.wordpress.com/category/kritik/'>kritik</a>, <a href='http://inspirasimenulis.wordpress.com/category/motivasi/'>motivasi</a>, <a href='http://inspirasimenulis.wordpress.com/category/semangat-menulis/'>semangat menulis</a>, <a href='http://inspirasimenulis.wordpress.com/category/tips-menulis/'>tips menulis</a>, <a href='http://inspirasimenulis.wordpress.com/category/unik/'>unik</a>, <a href='http://inspirasimenulis.wordpress.com/category/writing-tips/'>writing tips</a> Tagged: <a href='http://inspirasimenulis.wordpress.com/tag/chained-writing/'>Chained Writing</a>, <a href='http://inspirasimenulis.wordpress.com/tag/games-writing/'>games writing</a>, <a href='http://inspirasimenulis.wordpress.com/tag/permainan-penulisan/'>permainan penulisan</a>, <a href='http://inspirasimenulis.wordpress.com/tag/permainan-seru/'>permainan seru</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/inspirasimenulis.wordpress.com/144/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/inspirasimenulis.wordpress.com/144/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/inspirasimenulis.wordpress.com/144/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/inspirasimenulis.wordpress.com/144/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/inspirasimenulis.wordpress.com/144/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/inspirasimenulis.wordpress.com/144/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/inspirasimenulis.wordpress.com/144/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/inspirasimenulis.wordpress.com/144/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/inspirasimenulis.wordpress.com/144/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/inspirasimenulis.wordpress.com/144/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/inspirasimenulis.wordpress.com/144/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/inspirasimenulis.wordpress.com/144/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/inspirasimenulis.wordpress.com/144/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/inspirasimenulis.wordpress.com/144/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=inspirasimenulis.wordpress.com&amp;blog=10732171&amp;post=144&amp;subd=inspirasimenulis&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://inspirasimenulis.wordpress.com/2010/03/22/hasil-chained-writing-di-facebook-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>38</slash:comments>
		<georss:point>-7.839828 112.676148</georss:point>
		<geo:lat>-7.839828</geo:lat>
		<geo:long>112.676148</geo:long>
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/36b9255039b2c29d6cefdf8e55f93546?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">inspirasimenulis</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hasil Chained Writing di Facebook</title>
		<link>http://inspirasimenulis.wordpress.com/2010/03/20/hasil-chained-writing-di-facebook/</link>
		<comments>http://inspirasimenulis.wordpress.com/2010/03/20/hasil-chained-writing-di-facebook/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 20 Mar 2010 02:19:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>inspirasimenulis</dc:creator>
				<category><![CDATA[AI]]></category>
		<category><![CDATA[Chained Writing]]></category>
		<category><![CDATA[kiat menulis]]></category>
		<category><![CDATA[kritik]]></category>
		<category><![CDATA[motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[semangat menulis]]></category>
		<category><![CDATA[tips menulis]]></category>
		<category><![CDATA[unik]]></category>
		<category><![CDATA[writing tips]]></category>
		<category><![CDATA[cerita bersambung]]></category>
		<category><![CDATA[ide menulis]]></category>
		<category><![CDATA[inspirasi menulis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://inspirasimenulis.wordpress.com/?p=138</guid>
		<description><![CDATA[Selain mengajak pengunjung blog ini, untuk melakukan chained writing di blog ini, saya juga melakukan hal yang sama di Facebook, dengan cara men-tag, teman-teman. untuk tulisan yang pertama topiknya sama dengan yang saya posting di blog ini.. Nah, anda ingin tahu hasilnya? Kita simak yuk ==== kalimat pembukanya: Inilah hari pertama aku menjejakkan kaki di [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=inspirasimenulis.wordpress.com&amp;blog=10732171&amp;post=138&amp;subd=inspirasimenulis&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Selain mengajak pengunjung blog ini, untuk melakukan <i>chained writing </i> di blog ini, saya juga melakukan hal yang sama di Facebook, dengan cara men-tag, teman-teman.</p>
<p>untuk tulisan yang pertama topiknya sama dengan yang <a href="http://inspirasimenulis.wordpress.com/2010/03/16/chained-writing-first-time%e2%80%a6/">saya posting di blog ini..</a></p>
<p>Nah, anda ingin tahu hasilnya?</p>
<p>Kita simak yuk <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /><br />
====<br />
kalimat pembukanya:</p>
<p><i>Inilah hari pertama aku menjejakkan kaki di desa ini. Sungguh tidak pernah terpikirkan aku bisa terdampar di sini. Hanya karena sebuah tugas yang harus aku emban, aku rela meninggalkan cita-cita dan keinginanku di kota kelahiranku…… </i></p>
<p>Meski awalnya keraguan itu datang. Biasalah.. langkah yang terlalu lebar, biasanya sedikit goyah. Namun, ada sebuah magnet dari desa ini. Yang aku dengar dari seorang teman. Mmm.. mungkin tak menarik bagi orang lain. Ternyata.. sanggup membuatku antusias dan yakin dengan pilihan ini&#8230; <i>(&#8216;Aisyah Radhwa Dzikra Amiin</i>)<span id="more-138"></span></p>
<p>Entah mengapa, hasratku cuman satu, membuktikan kepada mereka bahwa aku bisa. Entah ini dendam atau sebuah cita, yang pasti bergejolak jiwaku kala melihat bahwa desa ini sangat mungkin menampung semua inovasi dan kreatifitasku. Dari survei dan semua data yang kuperoleh sebelumnya dari Iwan dan Andi, aku pasti bisa wujudkan semuanya&#8230;. Ya.. Aku pasti bisa <i>(Feri Dwi Sampurno)</i></p>
<p>Ya, aku pasti. Surey awal Iwan dan Andi sangat meyakinkan, para penulis di desa kini sangat berkurang. Padahal, sejak zaman Belanda desa ini terkenal menghasilkan penulis-penulis hebat negeri ini. Dulu itu, ada sekolah Loro dan klub menulis. Jelas sudah, aku akan mengembangkan kemampuan menulis penduduk, terutama warga yang berpendidikan. Aku yakin, pasti bisa. Dengan menulis, dengan menyebarkan ilmu pengetahuan, aku akan membangun Indonesia dari desa ini. <i>(Ersis Warmansyah Abbas)</i></p>
<p>Desa ini 60 kilometer jauhnya dari kota kabupaten. Kalau beruntung, kamu bisa mencapainya dalam satu hari perjalanan laut. Kalau angin utara ngamuk,jangan harap ada kapal yang mau merapat kemari. Tidak akan ada tongkang yg mau menjemput. Dermaga desa ini sudah separuh nyawa. Parahnya lagi,pergeseran musim akhir-akhir ini mbuat angin utara sulit ditebak. Praktis,saya bisa seumur hidup di sini.  <i>(Hafid Algristian)</i></p>
<p>Pak Ersis&gt; Saksikanlah.. orang lain mungkin berpikir aku gila. Menulis ?? Buat apa ?? Di kota saja, manusia-manusia mulai kehilangan minat. Dimana teknologi mendukung setiap aktivitas penulis. Di desa..?? Mimpi aneh kan..?? Tapi, aku bukan seorang pemimpi tanpa semangat.. aku seorang pemimpi dengan banyak energi. Semakin orang mencibir, semakin aku berpikir. Mimpi ini harus wujud. &#8220;Warga desaaaa.. mari mengasah pena.&#8221;, teriak hatiku. <i> (&#8216;Aisyah Radhwa Dzikra Amiin)</i></p>
<p>Walah, apa ini? waduh, aku nginjak tahi sapi, dari tadi nglamun sih. Hmm, lihat kotoran sapi ini jadi ingat cerita temanku yang bekerja jadi dokter hewan,&#8221;Bagiku tahi sapi itu baunya seperti vanilla&#8221; begitu ujarnya. Ha ha ha ha.. edan banget komentarnya, tapi itulah kenyataannya, kalau jiwa sudah memanggil, bukan hanya tahi kucing akan berasa coklat, bahkan tahi sapi berasa vanila. <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  <i>(Eko Andi Suryo)</i></p>
<p>Aku terus berjalan, memperhatikan aktifitas kehidupan di desa ini. tak terasa kini hari sudah sore. Saatnya mencari penginapan. kali ini bukanlah hotel menjadi pilihanku, karena hotel memang tak ada di sini, melainkan salah satu rumah warga yang tepat berada di samping kelurahan. rumah yang menurutku bisa membuatku lebih dekat dan menyatu dengan mereka. karena ku yakin, dengan dekat dan menyatu dalam kehidupan merekalah perubahan itu bisa dimulai.<i>(Wahyu Permadi)</i></p>
<p>Wah udah keduluan banyak komentar ni&#8230; Dan susahnya lagi, karena saya tak bisa membaca komentar2 sebelumnya&#8230; Karena di hp saya hanya tampak jam: 07.00 tanggal 01 Januari 1970 <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':-D' class='wp-smiley' />  <i>(Abrar Rifai)</i></p>
<p><i>Waaduh, Pak Abrar jadi membuat saya bingung harus meneruskannya hehe.</i><br />
Namun saya tak menyerah, saya banting HP kesayangan yang bagaikan istri kedua saya itu. Lalu rasa kepenasaran ini tak kuasa kuredam dengan kesabaran. Bergegas kupergi ke sebuah warung internet. Namun apa yang kutemukan, di sana hanya tersaji indomie, telur dan kornet. Hiks. <i>(Achoey El Haris)</i></p>
<p>meskipun pada akhirnya saya tersadar jika saya salah melangkahkan kaki,seharusnya warung internet yang bisa mnyuguhkan kotak2 kaca yang bisa membuatku kembali ke alam maya saya hanya tersuguhkan oleh sebuah internet,indomie telur kornet,. ah.. perut saya memang tidak bisa di bohongi, ternyata saya masih lapar meskipun di rumah kepala desa saya sudah menghabiskan berbagai macam masakan khas pedesaan lidah sebagai orang indonesia tidak bisa lepas dari yang namanya mie instan. <i>(Dinda Hidayantee)</i></p>
<p>terkadang aku tak habis pikir mengapa masyarakat indonesia lebih sering menggunakan merek sebagai produk.<br />
katanya beli sanyo padahal simitzu.<br />
katanya aqua padahal ades, total atau club.<br />
aku jadi penasaran dan akhirnya ku korek2 lagi tempat sampah yg ada di dapur.<br />
ternyata dugaanku benar!&#8230; Lihat Selengkapnya<br />
katanya indomie ternyata supermi sedaaap! <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  <i>(Mahfud Aremania)</i></p>
<p>memang supermi dan indomie tidak ada matinya,orang indonesia memang cinta produk instan! haha.. kulangkahkan kakiku menuju rumah kepala desa,berharap bisa menemukan suasanakhas pededasaan yang sudah lamakurindui..ah..alam yang masih perawan dan gadis-gadis desamembuatku semakin bergairah dalamhidup ku yang sempat stuck karena gilanya ibu kota! <i>(Dinda Hidayantee)</i></p>
<p>&#8216;assalamualaikum&#8230; atuk ooo atuk!&#8217;<br />
ku ucapkan salam setelah terlebih dulu ku ketuk pintu rumah kepala desa yg pernah menjadi t.k.i. di malaysia waktu masih muda dulu.<br />
ku amati keadaan sekeliling rumah yg sederhana namun cukup kokoh.<br />
sepi&#8230;<i>(Mahfud Aremania)</i></p>
<p>&#8220;waalaikumsalam warahmatullah&#8221; seorang perempuan muda datang membukaan pintu,ah..dengan jilbab yang menjuntai lebar,takmengurangi wajah manisyang dihiasi senyuman di wajah oval nya,.siapakah gadis itu?? tanya ku dalam hati <i>(Dinda Hidayantee)</i></p>
<p>terus terang&#8230;<br />
aku tak dapat menafikan bahwa ada rasa takjub dalam diriku terhadap perempuan itu.<br />
hingga beberapa saat aku masih bertanya-tanya dalam hati siapakah gerangan perempuan itu.<br />
sudah beberapa kali aku datang ke rumah kepala desa, namun baru kali ini aku melihatnya.<br />
&#8216;maaf mas, cari siapa ya?&#8217; <i>(Mahfud Aremania)</i></p>
<p>&#8220;pak sa&#8217;ad ada mba?? saya romi dari jakarta,penulis itu&#8221; jawabku gugup,ahh.. sejatinya peempuan itu cantik sekali,meskipun tanpa makeup yang menempel.. kecantikan alaminya membuatku kesemsem..ah.. siapakah gerangan dirinya??</p>
<p>&#8220;oh.. pak sa&#8217;ad masih di masjid beliau belum pulang,biasa nya beliau akan pulang setelah sholat isya&#8217; mas nya sudah sholat?&#8221; tanya nya membuyarkan lamunanku&#8230; <i>(Dinda Hidayantee)</i></p>
<p>&#8216;eh&#8230; iya mbak, sudah.&#8217; jawabku dengan gugup.<br />
aku jadi malu sendiri.<br />
&#8216;maaf, kalau begitu mungkin mas mau menunggu di teras rumah?&#8217; tanya perempuan itu dengan sopan. <i>(Mahfud Aremania)</i></p>
<p>&#8220;ii..iya jika boleh..&#8221; jawabku masih dengan gugup,ah.. perempuan manisitu membuatku tak bisa berpikir dengan benar. kecantikannya membuat ku mematung.</p>
<p>10 menit terlewati perempuan itu datang kembali membawakan aku secangkir teh hangat dan beberapa pisang goreng<br />
&#8220;silahkan mas romi sambil menunggu,.&#8221; katanya mempersilahkan.kulihat tanganya bergetar saat meletakkan gelas ke meja tamu di teras.. saat kutatap wajah putih nya aku melihat pipi nya merona merah.<br />
ah.. <i>(Dinda Hidayantee)</i></p>
<p>&#8216;eee&#8230; iya mbak, terima kasih. waduh&#8230; jadi gaq enak nih merepotkan.&#8217; jawabku dengan sedikit basa-basi.<br />
&#8216;oh&#8230; tidak apa2 mas romi, cuma ini aja koq. ayo silakan jangan malu2.&#8217; ujarnya sambil menunduk.<br />
ku sempatkan tuk mencuri-curi pandang terhadap perempuan itu, dan ternyata pada saat yg bersamaan dia juga menatapku.<br />
hatiku berdesir halus ketika mataku bertatapan dengan matanya.<br />
ku lihat pipinya kembali merona&#8230;. Lihat Selengkapnya<br />
segera ku tundukkan pandanganku dan beristighfar dalam hati.<br />
&#8216;ee&#8230; maaf mas romi, saya tinggal ke dalam dulu.&#8217; katanya dg sedikit tersipu. <i>(Mahfud Aremania)</i></p>
<p>perempuan itu melangkah kembali memasuki ruangan,tak urung jua aku memehatikan sosok nya yang menghilang di balik tirai yang membatasi ruang tamu dengan ruang dalam. tiba-tiba seseorang sudah berdiri dibelakangku sambil memerhatikan ku yang sedang melongok mencuri pandang ke dalam ruangan<br />
&#8220;assalamualikum &#8221; suara pak kepala desa. <i>(Dinda Hidayantee)</i></p>
<p>&#8216;waalaikumsalam&#8230;&#8217; balasku dg sedikit kaget.<br />
&#8216;eh&#8230; bapak.&#8217; segera ku bersalaman dg pak kepala desa.<br />
&#8216;sudah lama menunggunya mas romi?&#8217; tanya pak kepala desa kemudian.<br />
&#8216;oh&#8230; nggaq pak. belum lama koq.&#8217; jawabku dg agaq kikuk.<br />
pak kepala desa mengambil tempat duduk tepat di depanku&#8230;. Lihat Selengkapnya<br />
&#8216;tumben nih mas romi tidak seperti biasanya. ada hal yg serius untuk dibicarakan rupanya?&#8217; selidik pak kepala desa sambil tersenyum. <i>(Mahfud Aremania)</i></p>
<p>Sementara, dua bola mata tak berkedip menatap dibalik tanaman pagar lebat. Sesosok manusia tak punya cukup keberanian melangkah, bersembunyi disana. &#8220;Brengsek.. Selalu saja langkahku, kalah cepat dengan sianak kota itu. Tunggu aja. Akan ada waktunya aku memberi pelajaran pada anak kota itu.&#8221; gumam Latif, pemuda desa itu kesal dan beringsut pergi.<i>(Agustus Sani Nugroho)</i></p>
<br />Filed under: <a href='http://inspirasimenulis.wordpress.com/category/ai/'>AI</a>, <a href='http://inspirasimenulis.wordpress.com/category/chained-writing/'>Chained Writing</a>, <a href='http://inspirasimenulis.wordpress.com/category/kiat-menulis/'>kiat menulis</a>, <a href='http://inspirasimenulis.wordpress.com/category/kritik/'>kritik</a>, <a href='http://inspirasimenulis.wordpress.com/category/motivasi/'>motivasi</a>, <a href='http://inspirasimenulis.wordpress.com/category/semangat-menulis/'>semangat menulis</a>, <a href='http://inspirasimenulis.wordpress.com/category/tips-menulis/'>tips menulis</a>, <a href='http://inspirasimenulis.wordpress.com/category/unik/'>unik</a>, <a href='http://inspirasimenulis.wordpress.com/category/writing-tips/'>writing tips</a> Tagged: <a href='http://inspirasimenulis.wordpress.com/tag/cerita-bersambung/'>cerita bersambung</a>, <a href='http://inspirasimenulis.wordpress.com/tag/chained-writing/'>Chained Writing</a>, <a href='http://inspirasimenulis.wordpress.com/tag/ide-menulis/'>ide menulis</a>, <a href='http://inspirasimenulis.wordpress.com/tag/inspirasi-menulis/'>inspirasi menulis</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/inspirasimenulis.wordpress.com/138/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/inspirasimenulis.wordpress.com/138/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/inspirasimenulis.wordpress.com/138/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/inspirasimenulis.wordpress.com/138/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/inspirasimenulis.wordpress.com/138/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/inspirasimenulis.wordpress.com/138/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/inspirasimenulis.wordpress.com/138/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/inspirasimenulis.wordpress.com/138/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/inspirasimenulis.wordpress.com/138/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/inspirasimenulis.wordpress.com/138/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/inspirasimenulis.wordpress.com/138/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/inspirasimenulis.wordpress.com/138/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/inspirasimenulis.wordpress.com/138/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/inspirasimenulis.wordpress.com/138/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=inspirasimenulis.wordpress.com&amp;blog=10732171&amp;post=138&amp;subd=inspirasimenulis&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://inspirasimenulis.wordpress.com/2010/03/20/hasil-chained-writing-di-facebook/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>16</slash:comments>
		<georss:point>-7.839828 112.676148</georss:point>
		<geo:lat>-7.839828</geo:lat>
		<geo:long>112.676148</geo:long>
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/36b9255039b2c29d6cefdf8e55f93546?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">inspirasimenulis</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>[Chained Writing ] : &#8230;.. First time…</title>
		<link>http://inspirasimenulis.wordpress.com/2010/03/16/chained-writing-first-time%e2%80%a6/</link>
		<comments>http://inspirasimenulis.wordpress.com/2010/03/16/chained-writing-first-time%e2%80%a6/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 16 Mar 2010 00:49:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>inspirasimenulis</dc:creator>
				<category><![CDATA[Chained Writing]]></category>
		<category><![CDATA[kiat menulis]]></category>
		<category><![CDATA[motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[semangat menulis]]></category>
		<category><![CDATA[tips menulis]]></category>
		<category><![CDATA[unik]]></category>
		<category><![CDATA[chained wriring]]></category>
		<category><![CDATA[game seru]]></category>
		<category><![CDATA[menulis seru]]></category>
		<category><![CDATA[permainan seru]]></category>
		<category><![CDATA[writing game]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://inspirasimenulis.wordpress.com/2010/03/16/chained-writing-first-time%e2%80%a6/</guid>
		<description><![CDATA[Nah sekarang saatnya Chained Writing aturannya? Komentator pertama harus meneruskan paragraph yang saya berikan di bawah Panjang pagraprah terserah, tapi minimal dua kalimat Komentator kedua meneruskan cerita berdasarkan kalimat/paragraph komentator pertama Masing-masing orang boleh menambahkan komentar lagi dengan syarat, meneruskan kalimat orang lain, bukan kalimat/paragraph yang dia buat. Sudah siap…? Ini paragraph dari saya: ****** [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=inspirasimenulis.wordpress.com&amp;blog=10732171&amp;post=134&amp;subd=inspirasimenulis&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Nah sekarang saatnya <em>Chained Writing</em> aturannya?</p>
<ul>
<li>Komentator pertama harus meneruskan paragraph yang saya berikan di bawah</li>
<li>Panjang pagraprah terserah, tapi minimal dua kalimat</li>
<li>Komentator kedua meneruskan cerita berdasarkan kalimat/paragraph komentator pertama</li>
<li>Masing-masing orang boleh menambahkan komentar lagi dengan syarat, meneruskan kalimat orang lain, bukan kalimat/paragraph yang dia buat.</li>
</ul>
<p>Sudah siap…?</p>
<p>Ini paragraph dari saya:</p>
<p>******<br />
<em>Inilah hari pertama aku menjejakkan kaki di desa ini. Sungguh tidak pernah terpikirkan aku bisa terdampar di sini. Hanya karena sebuah tugas yang harus aku emban, aku rela meninggalkan cita-cita dan keinginanku di kota kelahiranku……</em><br />
******</p>
<p>Selamat meneruskan</p>
<br />Filed under: <a href='http://inspirasimenulis.wordpress.com/category/chained-writing/'>Chained Writing</a>, <a href='http://inspirasimenulis.wordpress.com/category/kiat-menulis/'>kiat menulis</a>, <a href='http://inspirasimenulis.wordpress.com/category/motivasi/'>motivasi</a>, <a href='http://inspirasimenulis.wordpress.com/category/semangat-menulis/'>semangat menulis</a>, <a href='http://inspirasimenulis.wordpress.com/category/tips-menulis/'>tips menulis</a>, <a href='http://inspirasimenulis.wordpress.com/category/unik/'>unik</a> Tagged: <a href='http://inspirasimenulis.wordpress.com/tag/chained-wriring/'>chained wriring</a>, <a href='http://inspirasimenulis.wordpress.com/tag/game-seru/'>game seru</a>, <a href='http://inspirasimenulis.wordpress.com/tag/menulis-seru/'>menulis seru</a>, <a href='http://inspirasimenulis.wordpress.com/tag/permainan-seru/'>permainan seru</a>, <a href='http://inspirasimenulis.wordpress.com/tag/writing-game/'>writing game</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/inspirasimenulis.wordpress.com/134/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/inspirasimenulis.wordpress.com/134/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/inspirasimenulis.wordpress.com/134/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/inspirasimenulis.wordpress.com/134/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/inspirasimenulis.wordpress.com/134/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/inspirasimenulis.wordpress.com/134/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/inspirasimenulis.wordpress.com/134/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/inspirasimenulis.wordpress.com/134/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/inspirasimenulis.wordpress.com/134/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/inspirasimenulis.wordpress.com/134/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/inspirasimenulis.wordpress.com/134/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/inspirasimenulis.wordpress.com/134/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/inspirasimenulis.wordpress.com/134/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/inspirasimenulis.wordpress.com/134/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=inspirasimenulis.wordpress.com&amp;blog=10732171&amp;post=134&amp;subd=inspirasimenulis&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://inspirasimenulis.wordpress.com/2010/03/16/chained-writing-first-time%e2%80%a6/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>19</slash:comments>
		<georss:point>-7.839828 112.676148</georss:point>
		<geo:lat>-7.839828</geo:lat>
		<geo:long>112.676148</geo:long>
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/36b9255039b2c29d6cefdf8e55f93546?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">inspirasimenulis</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Chained Writing</title>
		<link>http://inspirasimenulis.wordpress.com/2010/03/15/chained-writing/</link>
		<comments>http://inspirasimenulis.wordpress.com/2010/03/15/chained-writing/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 15 Mar 2010 04:34:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>inspirasimenulis</dc:creator>
				<category><![CDATA[AI]]></category>
		<category><![CDATA[kiat menulis]]></category>
		<category><![CDATA[kritik]]></category>
		<category><![CDATA[motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[semangat menulis]]></category>
		<category><![CDATA[tips menulis]]></category>
		<category><![CDATA[unik]]></category>
		<category><![CDATA[writing tips]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://inspirasimenulis.wordpress.com/2010/03/15/chained-writing/</guid>
		<description><![CDATA[Salah satu game yang saya suka adalah Chained Writing . Permainan ini biasanya saya berikan di kelas writing (pelajaran menulis bahasa Inggris ), tetapi juga sering saya berikan di pelatihan-pelatihan menulis (berbahasa Indonesia). Aturan mainnya seperti ini: Saya (instruktur) akan memberikan satu atau dua kalimat awal di papan tulis. Misalnya: I was alone in the [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=inspirasimenulis.wordpress.com&amp;blog=10732171&amp;post=132&amp;subd=inspirasimenulis&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Salah satu <i>game</i> yang saya suka adalah <b>Chained Writing </b>. Permainan ini biasanya saya berikan di kelas writing (pelajaran menulis bahasa Inggris ), tetapi juga sering saya berikan di pelatihan-pelatihan menulis (berbahasa Indonesia).</p>
<p>Aturan mainnya seperti ini:<br />
Saya (instruktur) akan memberikan satu atau dua kalimat awal di papan tulis. Misalnya:<br />
<b> I was alone in the middle of the night at old house </b> : <i> (saya sendirian di tengah malam di sebuah rumah tua) </i><span id="more-132"></span></p>
<p>Kemudian saya minta setiap siswa (peserta pelatihan) meneruskan kalimat tersebut, bisa disepakati, apakah dua kalimat atau cukup satu kalimat saja. </p>
<p>Selanjutnya siswa tersebut memberikan tulisannya ke teman samping kanannya. Semua begitu! Jadi misalnya:<br />
<b> A  =&gt; B =&gt; C =&gt; D =&gt; E =&gt; A </b> ( ini asumsinya satu kelompok isinya lima orang)</p>
<p>Setelah si B meneruskan kalimat si A, dia memberikan kepada si C, begitu seterusnya sampai satu putaran. Satu putaran adalah jika si A, kembali menerima kertasnya kerjanya sendiri (disana sudah ada tulisan si B, C, D dan E).</p>
<p>Dalam satu putaran saja, akan ada sepuluh kalimat di masing-masing lembar kerja peserta pelatihan, dan <b>ada 5 cerita yang berbeda!</b></p>
<p>Apa yang menarik dari permainan ini?</p>
<p>Yang paling jelas peserta akan dituntut untuk secara kreatif mengembangkan tulisan, dan yang lebih seru lagi dia tidak bisa mengarang tulisannya sendiri karena hasil akhir dari cerita yang dia buat adalah tergantung dari teman-temannya yang meneruskan.</p>
<p>Nah, saya masih punya obsesi yang mungkin cukup konyol, saya ingin menulis sebuah buku, atau paling tidak sebuah cerpen yang isinya seperti itu! Maksud saya saya mengajak anda untuk menulis sebuah cerita <i>chained writing </i>.</p>
<p>Caranya?</p>
<p>Mudah, misalkan saya, membuat sebuah paragraph, di note Facebook, kemudian saya tag, beberapa orang. Nah orang yang berkomentar pertama harus meneruskan membuat satu paragraph (bisa panjang, bisa pendek) yang “nyambung” dengan paragraph yang saya tulis di atasnya, selanjutnya orang yang berkomentar kedua, harus neruskan paragraph orang yang di atasnya, begitu seterusnya?</p>
<p>Bagaimana?</p>
<p>Mau dicoba?</p>
<p>Kayaknya asyik tuuuh….</p>
<br />Filed under: <a href='http://inspirasimenulis.wordpress.com/category/ai/'>AI</a>, <a href='http://inspirasimenulis.wordpress.com/category/kiat-menulis/'>kiat menulis</a>, <a href='http://inspirasimenulis.wordpress.com/category/kritik/'>kritik</a>, <a href='http://inspirasimenulis.wordpress.com/category/motivasi/'>motivasi</a>, <a href='http://inspirasimenulis.wordpress.com/category/semangat-menulis/'>semangat menulis</a>, <a href='http://inspirasimenulis.wordpress.com/category/tips-menulis/'>tips menulis</a>, <a href='http://inspirasimenulis.wordpress.com/category/unik/'>unik</a>, <a href='http://inspirasimenulis.wordpress.com/category/writing-tips/'>writing tips</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/inspirasimenulis.wordpress.com/132/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/inspirasimenulis.wordpress.com/132/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/inspirasimenulis.wordpress.com/132/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/inspirasimenulis.wordpress.com/132/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/inspirasimenulis.wordpress.com/132/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/inspirasimenulis.wordpress.com/132/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/inspirasimenulis.wordpress.com/132/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/inspirasimenulis.wordpress.com/132/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/inspirasimenulis.wordpress.com/132/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/inspirasimenulis.wordpress.com/132/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/inspirasimenulis.wordpress.com/132/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/inspirasimenulis.wordpress.com/132/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/inspirasimenulis.wordpress.com/132/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/inspirasimenulis.wordpress.com/132/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=inspirasimenulis.wordpress.com&amp;blog=10732171&amp;post=132&amp;subd=inspirasimenulis&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://inspirasimenulis.wordpress.com/2010/03/15/chained-writing/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		<georss:point>-7.839828 112.676148</georss:point>
		<geo:lat>-7.839828</geo:lat>
		<geo:long>112.676148</geo:long>
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/36b9255039b2c29d6cefdf8e55f93546?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">inspirasimenulis</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Jantok</title>
		<link>http://inspirasimenulis.wordpress.com/2010/03/13/jantok/</link>
		<comments>http://inspirasimenulis.wordpress.com/2010/03/13/jantok/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 13 Mar 2010 04:12:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>inspirasimenulis</dc:creator>
				<category><![CDATA[kiat menulis]]></category>
		<category><![CDATA[kritik]]></category>
		<category><![CDATA[motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[semangat menulis]]></category>
		<category><![CDATA[tips menulis]]></category>
		<category><![CDATA[unik]]></category>
		<category><![CDATA[writing tips]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://inspirasimenulis.wordpress.com/2010/03/13/jantok/</guid>
		<description><![CDATA[Ketika kelas satu SMA dulu saya punya teman satu kelas, yang punya hobi menulis. (Btw dia punya akun di facebook kayaknya ) Kami getol sekali nulis, salah dua tulisan yang paling menginspirasi kami adalah Serial Lupus karangannya Hilman dan Balada Si Roy besutan Gola Gong. Dua pengarang itu benar-benar mempengaruhi gaya menulis kami. Kami sering [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=inspirasimenulis.wordpress.com&amp;blog=10732171&amp;post=129&amp;subd=inspirasimenulis&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ketika kelas satu SMA dulu saya punya teman satu kelas, yang punya hobi menulis. <i>(Btw dia punya akun di facebook kayaknya <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  )</i><br />
Kami getol sekali nulis, salah dua tulisan yang paling menginspirasi kami adalah Serial Lupus  karangannya Hilman dan Balada Si Roy besutan Gola Gong. Dua pengarang itu benar-benar mempengaruhi gaya menulis kami.</p>
<p>Kami sering nulis bareng, untuk ditempelin di mading, atau kalau dirasa bagus ya dikirim ke majalah, walau seingat saya nggak ada yang pernah di muat hehehe <img src='http://s2.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' />  </p>
<p>Kalo saat itu sudah ada blog mungkin sudah banyak karya-karya kami yang menghiasi dunia maya … hihihi.. cuman karena saat itu belum ada ya akhirnya banyak tulisan kami yang teronggok begitu saja di kamar kumuhnya  Jantok <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> <span id="more-129"></span></p>
<p>Yang menarik lagi saat itu hanya ada mesin ketik, jadi kalau mau ngirim tulisan ya pakai mesin ketik… duuuh minta ampun deh ribetnya, apalagi kalo sampe salah ketik, harus di <i>tip-ex-</i>lah, ato kalo kebanyakan salahnya ya ngetik ulang dari awal.  Trus yang asyik lagi kami tidak punya mesin ketik, yang punya adalah Om-nya Jantok. Eh iya si Jantok itu tinggal di rumah embahnya yang juga bersebelahan dengan rumah Omnya si Jantok. Putra Omnya Jantok sekelas dengan kami, namanya Hancok <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  nah dari dialah kami selalu pinjam mesin ketik.</p>
<p>Pada suatu minggu pagi kami sedang membuat tulisan di kamar Jantok yang terletak di bagian paling depan. Ketika sedang asyik mengetik – si Hancok masuk kamar dan ngasih tahu kalo di tivi ada konsernya Godbless. Saat itu Goodbless emang lagi digemari anak-anak muda.  Segera kami bergegas ke ruang keluarga yang tempat menonton tivi. </p>
<p>Kira-kira beberapa menit kemudian terdengar suara permpuan memanggil-manggil nama Hancok dan Jantok dari balik pintu. Bergegas kami keluar, ternyata Wahyuni, tetangga sebelah rumah:</p>
<p><i>”Han, tadi ada orang laki-laki masuk kamarnya Jantok, trus keluar lagi.. kok mencurigakan sekali… emang temanmu? </i></p>
<p><i>”Teman? Siapa? nggak ada temen.. lain?”</i> jawab si Hancok penasaran</p>
<p><i> “Atu temenmu Tok?” </i></p>
<p><i>”Temenku?” </i> jawab Jantok..  <i> “Ya cuman ini… !</i>” serunya sambil menunjuk saya.</p>
<p><i>Coba lihat ke kamar.. barang kali ada yang hilang… </i></p>
<p>Segera kami berlima, di tambah si Alif, kakak Hancok ke kamar depan. Untuk beberapa saat kemudian kami tidak tahu apakah ada barang yang hilang atau tidak…</p>
<p><b><i>”Mesin ketik…..!”</i></b> teriak Jantok<br />
<i>”Iya… Mesin ketik…</i>” seru kami hampir bersamaan</p>
<p><i>”Cari… kejar….</i> seru Alif.</p>
<p>Kami segera berhamburan ke luar dan berlarian menyusuri jalan gang depan rumah Mbahnya Jantok hingga sampai ke jalan raya. Sesekali kami tanya tetangga yang kami lewati barangkali melihat laki-laki yang membawa mesin ketik. Saat kami sibuk memburu pencuri yang entah sudah kabur kemana si Jantok tidak ikut serta. Dia hanya berdiam di rumah sambil terlihat menyesal sekali.</p>
<p><i>”Kamu, sih Tok, lupa nutup pintu… gimana nih kalo bilang sama Bapak?”</i> sesal Hancok.</p>
<p>Jantok yang wajahnya terlihat risau segera menjawab,</p>
<p><i>”Iya.. memang aku lupa.. tapi masalahnya <b>bukan mesin ketiknya… tapi ide saya itu yang ikut terbawa pencuri… khan susah nyari lagi… !”</b> </i></p>
<p>Gubrak! <i>bukan mesin ketiknya yang bikin dia pusing, tapi kehilangan ide yang baru ditulis setengah halaman yang terbawa si pencuri </i> Wah… entah luar biasa atau luar biasa sablengnya si Jantok ini.</p>
<p>***</p>
<p>Nah, saudara sekalian, menurut anda.. bisa enggak sih ide itu hilang terbawa pencuri?</p>
<p>Atau anda sering juga seperti si Jantok yang bilang idenya suka hilang tertibun dan terbawa kegiatan-kegitatan lain, sehingga menjadi alasan untuk tidak menulis?</p>
<p>Bagaimana? </p>
<br />Filed under: <a href='http://inspirasimenulis.wordpress.com/category/kiat-menulis/'>kiat menulis</a>, <a href='http://inspirasimenulis.wordpress.com/category/kritik/'>kritik</a>, <a href='http://inspirasimenulis.wordpress.com/category/motivasi/'>motivasi</a>, <a href='http://inspirasimenulis.wordpress.com/category/semangat-menulis/'>semangat menulis</a>, <a href='http://inspirasimenulis.wordpress.com/category/tips-menulis/'>tips menulis</a>, <a href='http://inspirasimenulis.wordpress.com/category/unik/'>unik</a>, <a href='http://inspirasimenulis.wordpress.com/category/writing-tips/'>writing tips</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/inspirasimenulis.wordpress.com/129/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/inspirasimenulis.wordpress.com/129/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/inspirasimenulis.wordpress.com/129/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/inspirasimenulis.wordpress.com/129/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/inspirasimenulis.wordpress.com/129/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/inspirasimenulis.wordpress.com/129/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/inspirasimenulis.wordpress.com/129/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/inspirasimenulis.wordpress.com/129/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/inspirasimenulis.wordpress.com/129/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/inspirasimenulis.wordpress.com/129/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/inspirasimenulis.wordpress.com/129/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/inspirasimenulis.wordpress.com/129/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/inspirasimenulis.wordpress.com/129/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/inspirasimenulis.wordpress.com/129/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=inspirasimenulis.wordpress.com&amp;blog=10732171&amp;post=129&amp;subd=inspirasimenulis&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://inspirasimenulis.wordpress.com/2010/03/13/jantok/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>18</slash:comments>
		<georss:point>-7.839828 112.676148</georss:point>
		<geo:lat>-7.839828</geo:lat>
		<geo:long>112.676148</geo:long>
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/36b9255039b2c29d6cefdf8e55f93546?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">inspirasimenulis</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tuhan Maha Penggoda, Ngopi Bersama Rasulullah</title>
		<link>http://inspirasimenulis.wordpress.com/2010/03/06/tuhan-maha-penggoda-ngopi-bersama-rasulullah/</link>
		<comments>http://inspirasimenulis.wordpress.com/2010/03/06/tuhan-maha-penggoda-ngopi-bersama-rasulullah/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 06 Mar 2010 06:10:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>inspirasimenulis</dc:creator>
				<category><![CDATA[kiat menulis]]></category>
		<category><![CDATA[kritik]]></category>
		<category><![CDATA[motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[semangat menulis]]></category>
		<category><![CDATA[tips menulis]]></category>
		<category><![CDATA[unik]]></category>
		<category><![CDATA[writing tips]]></category>
		<category><![CDATA[krikitk]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://inspirasimenulis.wordpress.com/?p=126</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa waktu lalu saya agak jengah ketika membaca postingan salah seorang blogger yang mempromosikan bukunya, judulnya kalo nggak salah Tuhan Maha Penggoda. Mulanya saya tidak terlalu menanggapinya karena paling-paling nanti terjadi salah paham saja, tetapi hari ini saya teringat lagi ketika saya membaca postingan seorang facebooker yang men-tag saya untuk membaca puisinya, yang menjadikan saya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=inspirasimenulis.wordpress.com&amp;blog=10732171&amp;post=126&amp;subd=inspirasimenulis&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Beberapa waktu lalu saya agak jengah ketika membaca postingan salah seorang blogger yang mempromosikan bukunya, judulnya kalo nggak salah <b>Tuhan  Maha Penggoda</b>. Mulanya saya tidak terlalu menanggapinya karena paling-paling nanti terjadi salah paham saja, tetapi hari ini saya teringat lagi ketika saya membaca postingan seorang facebooker yang men-<i>tag</i> saya untuk membaca puisinya, yang menjadikan saya agak jengah adalah salah satu baitnya berbunyi kurang lebih:<br />
<br />
<b>aku tak akan melepaskanmu!!<br />
sekalipun kau tak mencintaiku lagi!!!!!!<br />
sekalipun tuhan yang merebutmu!!<br />
</b>.<br />
 Inti dari puisi itu adalah kekasihnya yang pergi meninggalkannya, dan dia tidak rela, bahkan jika Tuhan  yang mengambilnya. </p>
<p>Hmmm saya mendesah panjang, apalagi ketika ada yang sedikit menyentil tentang puisinya dan mengkaitkan dengan cintanya kepada Tuhan apakah juga seperti itu&#8230;.<br />
Dia menjawab dengan agak mengejek. <span id="more-126"></span></p>
<p>Setelah itu saya, membuka beranda facebook, di sana saya melihat ada beberapa permintaan untuk menjadi teman. Saat ini saya memang selektif menyetujui siapa yang akan saya tambahkan jadi teman, hal yang paling sering saya lakukan adalah melihat apakah dia mempunyai blog apa tidak. Jika  punya saya akan segera melihatnya, dan menentukan apakah dia layak di-add atau tidak sebagai teman.</p>
<p>Nah, singkat cerita saya mencoba melihat blognya, begitu terbuka, saya agak terkejut terkejut dengan <i>tag line</i> yang ada di blognya: <b> <i>Berharap bisa ngopi bersama Rasulullah di surga </i></b></p>
<p>Teman-teman sekalian, memang kali ini mungkin postingan saya agak sedikit beda, kalau biasanya banyak berkampanye untuk tidak takut menulis, tapi kali ini justru  mengkritisi tentang tulisan seseorang.</p>
<p>Namun sebelum lebih jauh membahas apa yang hendak saya sampaikan tentunya perlu disepakati dan dimaklumi dulu tentang beberapa hal:<br />
<br />
<i> Pertama,</i> bahwa bahasan ini terkait dengan pemahaman dan adab kita sebagai seorang muslim, jadi jika ada yang non muslim, mohon dimaklumi.<br />
<br />
<i>Kedua,</i> karena kita membahas tentang agama, maka rujukan kita adalah Al Quran dan As Sunnah, sesuai yang dipahami oleh ulama yang mashur.<br />
<br />
<i>Ketiga,</i> meski demikian tentu yang saya tulis adalah sebatas pemahaman saya jadi mohon koreksinya jika memang ada yang patut dikoreksi. Baiklah kita mulai, </p>
<p><i>Bismillah </i></p>
<p>Pada suatu ketika sahabat Umar r.a dan Abu Bakar sedang berdebat di masjid, saking serunya mereka berdebat sehingga volume suara mereka cukup tinggi, padahal di tempat yang sama duduk Rasulullah s.a.w.  Karena perdebatan itu mereka ditegur Allah melalui surat al Hujurat (49) ayat 2-3 yang artinya,</p>
<p> <b><i>(2) Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu meninggikan suaramu melebihi suara Nabi, dan janganlah kamu berkata kepadanya dengan suara yang keras, sebagaimana kerasnya suara sebagian kamu terhadap sebagian yang lain, supaya tidak hapus (pahala) amalanmu, sedangkan kamu tidak menyadari. (3). Sesungguhnya orang yang merendahkan suaranya di sisi Rasulullah mereka itulah orang-orang yang telah diuji hati mereka oleh Allah untuk bertakwa. Bagi mereka ampunan dan pahala yang besar. </i></b></p>
<p>Dalam <i>footnote</i> al Quran yang saya baca ada penjelasan tentang kata <b>Meninggikan suara</b>  yang dimaksud di situ adalah <i>meninggikan suara lebih dari suara Nabi atau bicara keras terhadap Nabi adalah suatu perbuatan yang menyakiti Nabi. Karena itu terlarang melakukannya dan menyebabkan hapusnya amal perbuatan.</i></p>
<p>Pada saat hijrah Nabi s.a.w, ketika beliau dan sahabatnya sampai di Madinah, para penduduk madinah berebut untuk menjadikan rumahnya sebagai tempat tinggal sementara Rasulullah. Untuk tidak mengecewakan kaum Anshor, Nabi s.a.w mengatakan bahwa beliau akan tinggal di rumah dimana unta yang beliau naiki berhenti. Singkat cerita setelah sang unta berhenti maka Rasulullah menepati janjinya untuk tinggal di rumah tersebut. </p>
<p>Di rumah shahabat Anshor tersebut terdiri dari dua lantai.  Nabi s.a.w ingin tinggal di lantai bawah, sementara si empunya rumah diminta tinggal di atas. Tetapi saran Nabi s.a.w tersebut ditolak karena sang sahabat merasa tidak nyaman jika harus tinggal <i>di atas </i> Nabi s.a.w.  Akhirnya beliau s.a.w tinggal di bagian atas rumah tadi.</p>
<p>Ayat tersebut di atas adalah salah satu dari sekian banyak ayat dan hadist yang digunakan oleh para ulama untuk menetapkan hukum terkait <i>adab </i> bagaimana seharusnya kita berinteraksi dengan Rasulullah s.a.w. </p>
<p>Adab ini adalah untuk menghormati dan memuliakan beliau s.a.w sebagai orang yang telah berjasa dan panutan kita semua umat islam di dunia. </p>
<p>Adab ini saya kira adalah hal yang sangat wajar, dan setiap suku dan budaya mempunyainya. Kita di Jawa mempunyai adab menggunakan bahasa yang halus atau <b>kromo inggil </b> kalau hendak berbicara dengan orang yang kita hormati, seperti orang tua, guru dan lainnya.</p>
<p>Dan sudah dipahami pula bahwa penghormatan kita yang sesungguhnya bukan saja ketika orang tersebut masih hidup, tetapi juga saat orang tersebut sudah meninggalkan dunia ini. </p>
<p>Sekali lagi adalah hal wajar, ketika orang tua kita hidup kita hormat pada mereka, pun saat mereka telah meninggal kita juga tetap hormat pada mereka.</p>
<p>Terkait dengan penghormatan kepada Rasululullah s.a.w, kita sebagai muslim tentu terikat dengan aturan-aturan yang ada dalam islam itu sendiri ketika harus melakukan penghormatan kepada Rasulullah s.a.w</p>
<p>Jika, masalah adab terhadap Rasulullah s.a.w saja kita harus memperhatikan <b>rambu-rambu </b>yang telah ditetapkan dalam ayat al quran dan hadist, apalagi jika itu menyangkut adab kita kepada Allah s.w.t</p>
<p>Adab kita dalam berinteraksi dengan Allah s.w.t adalah juga terakit dengan peng-esaan kita kepada Allah, atau Tauhidullah. Disini ada beberapa macam Tauhid yang perlu kita ketahui, yang paling utama adalah Tauhid Uluhiyah yang menyangkut masalah ketuhanan, tauhid Rububiyah terkait dengan kekuasaan dan kehendak Allah, dan tauhid Asma wa shiffat, terkait nama-nama Allah beserta sifat-sifatnya.</p>
<p>Saya tidak akan membahas secara detil untuk masing-masing tauhid tersebut, karena saya bukan orang yang punya kapasitas untuk itu, jika anda ingin mengetahuinya silahkan di-<i>googling</i> saja banyak bahasan tentang hal itu di internet.</p>
<p>Yang menjadi titik tekan saya adalah dalam tulisan ini adalah ketika kita melakukan proses kreatif dalam menulis, baik itu cerita, puisi bahkan tulisan non fiksi sekalipun, maka bagi kita yang mengaku sebagai seorang muslim ternyata <b>kita tidak bisa dengan seenaknya berekspresi menggunakan kata-kata kita sendiri untuk menggambarkan dan memberi sifat kepada Allah s.w.t dan Rasulnya </b></p>
<p>Nah, saudara sekalian saya ingin mengajak anda kepada inti dari pembicaraan kita, yaitu pemakaian kata-kata yang menurut saya kurang tepat ketika hal itu kita sandangkan kepada Allah s.w.t sebagai Tuhan dan pencipta kita dan kepada Rasululallah s.a.w!</p>
<p>Sekarang coba kembali ke judul di atas</p>
<p><b> Tuhan (yang) Maha Menggoda </b></p>
<p>Fokuskan perhatian anda pada kata <b>menggoda</b>.</p>
<p>Selanjutnya saya ingin bertanya kepada Anda beberapa hal: </p>
<p><i>Gambaran apa yang ada dibenak anda ketika mendengar kata <b>menggoda</b>?</i></p>
<p><i>Apakah artinya cenderung kepada hal positif atau negatif?</i></p>
<p><i> Menurut Anda apakah pantas Tuhan disifati dengan hal-hal tersebut? </i></p>
<p>Nah, di sini perlu kejujuran anda ketika menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut di atas.</p>
<p>Saya secara pribadi akan menjawab seperti ini:</p>
<p>Kata menggoda, yang ada di benak saya adalah prilaku seseorang yang membuat orang lain jengkel, walaupun terkadang maksudnya baik atau hanya main-main. </p>
<p>Kata menggoda bagi saya berarti cenderung negatif, karena saya yakin sebenarnya tidak ada orang yang suka di goda. Apalagi jika kita lihat dalam al quran <b>kata menggoda lebih banyak dinisbatkan pada sifat setan yang suka menggoda manusia!</b>  </p>
<p>Berdasarkan dua jawaban di atas, maka <b>saya secara pribadi </b> mengatakan bahwa <i>menggunakan kata menggoda dinisbatkan pada Allah adalah <b>tidak tepat </b> atau bahkan <b>kebablasan</b></i></p>
<p>Jadi <b>kata menggoda adalah sifat dari makhluk bukan kholiq atau pencipta atau Tuhan</b></p>
<p>Argumen saya ini memang adalah sikap kehati-hatian saya dalam masalah ini. Di dalam Al Quran banyak ayat yang diakhiri dengan kalimat : <b> Subhanallahi ’amma yushiffun </b> <i>(Maha Suci Allah dari yang mereka sifatkan)</i></p>
<p>Kalau dalam ayat kursi yang kita hafal, di sana ada kata-kata yang menjelaskan bahwa Allah tidak ngantuk dan tidak tidur. Ini menunjukkan bahwa Allah adalah sempurna jauh dari sifat-sifat makhlukNya.</p>
<p>Saya harap anda sudah menangkap apa yang saya sampaikan.</p>
<p>Memang ini bukan masalah baru. Beberapa tahun yang lalu, pernah kejadian di majalah sastra Horizon, Redaksi pernah terkena protes umat Islam, pasalnya karena di dalam majalah tersebut ada sebuah cerpen yang memuat kata-kata yang tidak pantas di nisbatkan kepada Tuhan. Kalau tidak salah pontongan kata itu adalah:</p>
<p><b>”&#8230;. dan Tuhan tertawa sambil membetulkan kacamatanya.. </b><br />
<i>(Mohon maaf jika kurang tepat kutipannya tolong dikoreksi)</i></p>
<p>Nah gara-gara kata itu, sang redaksi harus berurusan dengan pihak yang berwajib. </p>
<p>***</p>
<p>Baiklah, Selanjutnya saya ingin menginjak kepada kalimat kedua</p>
<p><b> Berharap ngopi bareng bersama Rasulullah di surga </b></p>
<p>Pertanyaan saya adalah</p>
<p><i>Fokuskan pada kata <b>ngopi</b>! </i></p>
<p><i>Gambaran apa yang ada dibenak anda ketika mendengar kata <b>ngopi</b>?</i></p>
<p><i>Apakah artinya cenderung kepada hal positif atau negatif?</i></p>
<p><i> Menurut Anda apakah pantas Rasulullah s.a.w melakukan hal itu? </i></p>
<p>Jawaban saya:</p>
<p>Ngopi dalam benak saya adalah sebuah kegiatan yang dihadiri beberapa orang dimana di forum itu kita berbincang-bincang santai, bahkan tidak jarang justru yang kita bicarakan adalah hal-hal yang dilarang oleh agama, misalnya <b>ngerumpi, nggosip</b></p>
<p>Ngopi, memang bisa negatif atau positif, tetapi yang jelas aktivitas ngopi bersama-sama lebih banyak bersifat santai dan menghabiskan waktu. Karena <i>tidak mungkin anda mengatakan </i>:<br />
<br />
<b> Saya sedang ngopi bersama dosen saya </b></p>
<p>Padahal sebenarnya anda sedang belajar di ruang kuliah bersama teman anda dan mendengarkan dosen anda sedang menjelaskan sebuah pelajaran! </p>
<p>Jadi, menggunakan kata ngopi <b>bersama Rasulullah</b> saya kira tidak tepat karena sama halnya kita mensifati Rasulullah s.a.w melakukan pekerjaan yang sia-sia dan menghabiskan waktu saja. </p>
<p>Padahal kondisi itu jauh sekali dengan ajaran Rasulullah s.a.w, bukankan dalam sebuah hadist yang artinya kurang lebih <i>lebih baik setelah sholat isya kita langsung tidur daripada membicarakan atau melakukan sesuatu yang tidak bermanfaat</i>. (Mohon dikoreksi jika hadist ini salah)</p>
<p>Nah kesimpulannya, dengan menggunakan kata ngopi bersama Rasulullah menurut saya adalah menunjukkan betapa kita tidak menghormati Rasulullah s.a.w sebagaimana mestinya.</p>
<p>Akhirnya, saya ingin menutup tulisan ini dengan dua kisah bagaimana para generasi awal dulu bersikap kepada Rasulullah s.a.w meskipun mereka tidak bertemu dengan Rasulullah s.a.w</p>
<p>Suatu ketika Imam Ahmad bin Hambal r.a sedang memberikan pelajaran tentang hadist Rasulullah s.a.w kepada jamaahnya. Pada saat membaca suatu hadist tiba-tiba ada bagian tubuh beliau yang digigit kalajengking. Bukannya berhenti mengajar, sambil menahan rasa sakit yang amat sangat beliau meneruskan pelajaran itu hingga selesai. Begitu berakhir pelajaran tahulah para jamaahnya bahwa sang Imam sedang menahan kesakitan akibat sengatan kalajengking. Ketika salah satu dari mereka bertanya kenapa tidak menghentikan saja pelajaran ketika disengat. Dengan tegas beliau menjawab <b>Bahwa tidaklah pantas dia melakukan itu (menghentikan kuliahnya) di saat beliau membacakan perkataan (hadist) Rasulullah s.a.w </b></p>
<p>Kisah lainnya adalah</p>
<p>Suatu ketika ada seorang salafus shalih yang sedang tidur-tiduran. Kemudian dia didatangi seseorang untuk menanyakan sebuah hadist dari Rasulullah s.a.w. begitu mendengar hadist Rasulullah s.a.w dia langsung bangkit dan membetulkan sikapnya dan mendengarkan dengan serius sang penanya yang membacakan hadist Rasulullah s.a.w.</p>
<p>****</p>
<p>Saudara sekalian saya tidak hendak menggurui anda.<br />
Hanya saja jika kita mengaku sebagai muslim pesan saya <b>berhati-hatilah dalam memilih kata </b> percayalah masih banyak kosakata yang pas dan bisa menggambarkan apa yang ingin anda tulis tanpa harus bersikap tidak pantas kepada Allah s.w.t dan Rasul-Nya.</p>
<p>Selain itu janganlah mengatakan bahwa dengan adanya adab-adab itu berarti <b> membatasi kebebasan anda untuk berkreativitas! </b> karena sesungguhnya tidak ada kebebasan sejati, karena sebebas-bebasnya kita, tetap akan dibatasi oleh kebebasan orang lain.</p>
<p>Dan sebebas-bebas kita sebagai seorang muslim, tetap dibatasi oleh Al Quran dan as Sunnah.</p>
<p>Mohon maaf jika tidak berkenan</p>
<p><i>Walllahu’alam bish showab</i></p>
<br />Filed under: <a href='http://inspirasimenulis.wordpress.com/category/kiat-menulis/'>kiat menulis</a>, <a href='http://inspirasimenulis.wordpress.com/category/kritik/'>kritik</a>, <a href='http://inspirasimenulis.wordpress.com/category/motivasi/'>motivasi</a>, <a href='http://inspirasimenulis.wordpress.com/category/semangat-menulis/'>semangat menulis</a>, <a href='http://inspirasimenulis.wordpress.com/category/tips-menulis/'>tips menulis</a>, <a href='http://inspirasimenulis.wordpress.com/category/unik/'>unik</a>, <a href='http://inspirasimenulis.wordpress.com/category/writing-tips/'>writing tips</a> Tagged: <a href='http://inspirasimenulis.wordpress.com/tag/krikitk/'>krikitk</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/inspirasimenulis.wordpress.com/126/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/inspirasimenulis.wordpress.com/126/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/inspirasimenulis.wordpress.com/126/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/inspirasimenulis.wordpress.com/126/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/inspirasimenulis.wordpress.com/126/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/inspirasimenulis.wordpress.com/126/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/inspirasimenulis.wordpress.com/126/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/inspirasimenulis.wordpress.com/126/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/inspirasimenulis.wordpress.com/126/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/inspirasimenulis.wordpress.com/126/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/inspirasimenulis.wordpress.com/126/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/inspirasimenulis.wordpress.com/126/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/inspirasimenulis.wordpress.com/126/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/inspirasimenulis.wordpress.com/126/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=inspirasimenulis.wordpress.com&amp;blog=10732171&amp;post=126&amp;subd=inspirasimenulis&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://inspirasimenulis.wordpress.com/2010/03/06/tuhan-maha-penggoda-ngopi-bersama-rasulullah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>20</slash:comments>
		<georss:point>-7.839828 112.676148</georss:point>
		<geo:lat>-7.839828</geo:lat>
		<geo:long>112.676148</geo:long>
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/36b9255039b2c29d6cefdf8e55f93546?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">inspirasimenulis</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>IBSN Survey</title>
		<link>http://inspirasimenulis.wordpress.com/2010/02/28/ibsn-survey/</link>
		<comments>http://inspirasimenulis.wordpress.com/2010/02/28/ibsn-survey/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 28 Feb 2010 22:55:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>inspirasimenulis</dc:creator>
				<category><![CDATA[kiat menulis]]></category>
		<category><![CDATA[motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[semangat menulis]]></category>
		<category><![CDATA[tips menulis]]></category>
		<category><![CDATA[unik]]></category>
		<category><![CDATA[writing tips]]></category>
		<category><![CDATA[IBSN]]></category>
		<category><![CDATA[survey]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://inspirasimenulis.wordpress.com/2010/02/28/ibsn-survey/</guid>
		<description><![CDATA[Segera saja meluncur ke Official Blogsite IBSN http://ibsn.web.id ada hadiahnya Lho Filed under: kiat menulis, motivasi, semangat menulis, tips menulis, unik, writing tips Tagged: IBSN, survey<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=inspirasimenulis.wordpress.com&amp;blog=10732171&amp;post=124&amp;subd=inspirasimenulis&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h2> Segera saja meluncur ke Official Blogsite IBSN <a href="http://ibsn.web.id">http://ibsn.web.id</a> ada hadiahnya Lho <img src='http://s2.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' />  </h2>
<br />Filed under: <a href='http://inspirasimenulis.wordpress.com/category/kiat-menulis/'>kiat menulis</a>, <a href='http://inspirasimenulis.wordpress.com/category/motivasi/'>motivasi</a>, <a href='http://inspirasimenulis.wordpress.com/category/semangat-menulis/'>semangat menulis</a>, <a href='http://inspirasimenulis.wordpress.com/category/tips-menulis/'>tips menulis</a>, <a href='http://inspirasimenulis.wordpress.com/category/unik/'>unik</a>, <a href='http://inspirasimenulis.wordpress.com/category/writing-tips/'>writing tips</a> Tagged: <a href='http://inspirasimenulis.wordpress.com/tag/ibsn/'>IBSN</a>, <a href='http://inspirasimenulis.wordpress.com/tag/survey/'>survey</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/inspirasimenulis.wordpress.com/124/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/inspirasimenulis.wordpress.com/124/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/inspirasimenulis.wordpress.com/124/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/inspirasimenulis.wordpress.com/124/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/inspirasimenulis.wordpress.com/124/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/inspirasimenulis.wordpress.com/124/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/inspirasimenulis.wordpress.com/124/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/inspirasimenulis.wordpress.com/124/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/inspirasimenulis.wordpress.com/124/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/inspirasimenulis.wordpress.com/124/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/inspirasimenulis.wordpress.com/124/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/inspirasimenulis.wordpress.com/124/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/inspirasimenulis.wordpress.com/124/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/inspirasimenulis.wordpress.com/124/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=inspirasimenulis.wordpress.com&amp;blog=10732171&amp;post=124&amp;subd=inspirasimenulis&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://inspirasimenulis.wordpress.com/2010/02/28/ibsn-survey/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>10</slash:comments>
		<georss:point>-7.839828 112.676148</georss:point>
		<geo:lat>-7.839828</geo:lat>
		<geo:long>112.676148</geo:long>
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/36b9255039b2c29d6cefdf8e55f93546?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">inspirasimenulis</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
