Doktor

Posted on October 30, 2009. Filed under: kiat menulis, tips menulis, writing tips |

Saya mempunyai seorang teman yang menjadi pejabat di sebuah instansi di kota Malang, pada tahun 2003 atau 2004 dia melanjutkan studi S-3 program Manajemen Pendidikan di Universitas Negeri Malang. Karena kesibukannya, hampir dua kali dia di-DO agar segera menyelesaikan kuliahnya. Akhirnya pada pertengahan 2009 dia bisa menyelesaikan disertasinya dan layak menyandang gelar Doktor di saat dia pensiun dari PNS nanti!


Salah satu dosen pembimbingnya menanyakan apa rencana dia setelah lulus dan mendapat gelar S-3. Dia bilang tidak tahu karena tahun depan dia sudah menginjak MPP (Masa Persiapan Pensiun).

Pak dosennya agak kaget, karena beliau
sayang kalau ijazah S-3 dari UM kok nggak dipakai dan beliau menyarankan untuk melamar sebagai dosen di universitas swasta. Maka teman saya tadi menjawab,


”Saya tidak terlalu pusing Prof, setelah ini mau apa, yang jelas kalau saya pensiun-pun saya bisa santai, bisa jualan di pasar atau berkebun … “ ”Lho lantas kenapa Bapak harus sekolah tinggi-tinggi, kalau hanya Cuma untuk itu?“

Saya ingin memberi semangat dan contoh kepada anak saya. Masak kalau bapaknya bisa lulus S-3, anak-anaknya cuman sampai S-1..” begitu jawab teman saya.

Itulah sedikit kutipan pembicaraan teman saya dengan dosennya.

Sahabat pembaca sekalian. Saya mendapatkan pelajaran yang sangat berharga dari teman saya ini, terutama ketika mendengar cerita di atas. Ada dua hal utama hal yang bisa saya catat dengan rapi di benak saya:

Pertama Bahwa seharusnya begitulah seharusnya semangat belajar seseorang, apalagi untuk menuntut ilmu. Anda mungkin tahu, berapa rupiah yang dihabiskan untuk studi S-3 yang harus tertunda-tunda sampai 6 tahun. Jika satu semester SPP nya saja 5 juta.. maka kalau 12 semester berapa? Memang jika di nilai dengan uang sangat besar.. tapi ilmu memang mahal dan butuh pengorbanan.


Kedua Usia bukanlah halangan bagi kita untuk tetap menuntut ilmu. Bukankah ada nasihat bijak yang mengatakan, tuntutlah ilmu dari buaian hingga liang lahat!
Ketiga Sebagai orang tua, sudah seharusnya memberikan contoh yang baik, apalagi dalam hal menunutut ilmu.

Saudara pembaca yang budiman. Jika saya akan mengkaitkan semua cerita di atas dengan menulis, apakah anda juga mengatakan bahwa spirit teman saya tadi layak diaplikasikan dalam hal tulis menulis.

Maksudnya?

Betapa banyak sebagian dari kita sering berpikir: Ah saya khan sudah tua, buat apa belajar menulis. atau kalaupun sudah menulis, saya mau nulis apa wong sudah tua!

Nah itulah sindrom menjadi orang tua! Selalu merasa terlambat untuk belajar dan memulai hal yang baru.

Bagaimana kalau sekarang kita kikis sindrom itu dengan mengatakan!
”Saya ingin belajar menulis, berapapun usia saya, karena saya ingin anak saya juga cakap dalam menulis!

Bagaimana menurut anda?

******
Tulisan ini adalah rangkaian tulisan dalam kolom Writing Spirit di situs Sukses Tersenyum   


Make a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

  • Sstt Ada gratisan di bawah!

    Klub Bisnis Internet Berorientasi Action

    Dukung Internet Sehat

    Internet Sehat

    Klik link berikut untuk dapat Ebook Gratis

    BlogBooker
    Turn your Blog into a PDF Book/Archive.

    BlogBooker Google PageRank Checking tool

  • Masukkan alamat surel/email Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui email.

    Join 10 other followers

  • RSS Blog yang lain :)

    • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.
  • RSS Belajar Inggris

    • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.
  • Pengunjung

    • 5,622 pasang mata

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...

%d bloggers like this: