Indie

Posted on February 23, 2010. Filed under: kiat menulis, motivasi, semangat menulis, tips menulis, unik, writing tips | Tags: , , , |

Masuk dapur rekaman dan menjadi band yang dikenal luas di masyarakat adalah dambaan musisi baru yang hendak merintis karir di belantara musik di Indonesia.

Tetapi mereka, para musisi baru tersebut, maklum untuk bisa menembus dapur rakaman yang sudah mempunyai nama besar atau yang sering disebut major label adalah tidak mudah. Kalaupun ada musisi baru yang bisa masuk major label biasanya mereka yang telah mempunyai prestasi tertentu, misalnya berhasil memenangi festival berkali-kali, atau kalau bagi penyanyi sudah pernah menjadi juara Indonesian Idol dan semacamnya.

Sedang untuk yang belum mampu menembus major label apa harus berhenti berkarir sebagai musisi? Berhenti berkreativitas?

Ternyata tidak!

Banyak jalan menuju Roma. Dan banyak jalan agar bisa di kenal dan mempunyai penggemar. Bagi para musisi jalan itu adalah Indie Label yaitu sebuah upaya untuk mengenalkan hasil karya mereka dengan cara merekam semua lagu-lagu ciptaannya dengan biaya sendiri dan memasarkannya sendiri.

Banyak cara yang dilakukan untuk memasarkan hasil karya mereka, ada yang membuat situs atau blog dan mengunggah (upload) lagu-lagu mereka diblog tersebut sehingga para pengunjung bisa mengunduh (download) dan menilai seberapa bagus karya mereka. Atau kalau punya dana agak lebih mereka membuat sebuah video klip dan mengunggahnya di situs jejaring sossial semacam Youtube.com, Metaface dan sejenisnya. Saya juga pernah menemui mereka memasarkan CD albumnya di warnet-warnet sekitar kampus. Atau juga melalui café-café dan komunitas-komunitas penggemar musik.

Bahkan di luar negeri ada situs khusus yang memfasilitasi para musisi baru yang mau menyebarkan album-album yang mereka rekam secara gratis. Coba buka situs http://www.frostclick.com di sana anda tidak hanya menemui musik-musik yang bebas di unduh tetapi juga beberapa film Indie yang memenangi beberapa festival tigkat dunia.

Model mengenalkan hasil karya melalui Indie Label yang kadang menggratiskan orang untuk mengunduh dan menikmati suatu karya musik ternyata mulai ditiru oleh dunia penerbitan.

Situs dagang online seperti Amazon.com beberapa waktu lalu menggratiskan beberapa e-book (buku elektronik) dari beberapa penulis yang belum terkenal, tujuannya adalah agar para pembeli tahu contoh hasil karya penulis-penulis yang belum di kenal tadi.

Hasilnya?

Sebagian orang yang telah mengunduh ebook itu akhirnya menari karya-karya lain dari penulis yang bukunya digratiskan tadi. Tentu untuk kali karya yang lain mereka pembaca harus membayar jika ingin mengunduh.

Meski masih menjadi polemik, antara yang setuju dan tidak, bagi saya itu sebuah langkah yang cerdas untuk memperkenalkan seorang penulis.

Lantas bagaimana dengan kita yang baru belajar menulis? Kita ingin tulisan kita dimuat di media cetak yang sudah punya nama. Tetapi kita juga paham bahwa untuk dimuat dalam media cetak tersebut pihak redaksi memberikan kreteria yang cukup ketat. Mulai dari bobot tulisan kita, keterkenalan kiat dan seterusnya.

Tapi apakah kita akan berhenti menulis ketika menemui kendala seperti itu?

Tentu saja tidak! Seperti yang dilakukan para musisi yang saya ceritakan di atas, kita masih punya banyak cara untuk mengenalkan tulisan kita.

Beruntunglah karena saat ini akses internet begitu mudah. Jika tulisan-tulisan anda ditolak di media cetak konvensional, mengapa anda tidak mencoba menulis dan mengirimkannya di media online.

Sekarang ini adalah jaman Citizen Journalism atau jurnalisme warga, setiap orang bisa berpartisipasi dalam media-media online. Anda tinggal pilih, mau yang khusus membahas politik. Anda bisa menulis di http://politikana.com atau anda ingin menulis apa saja silahkan dikirimkan di http://penulislepas.com Memang semuanya gratis! Tetapi hal itu adalah penting bagi pembelajaran kita sebagai penulis. Anda akan bisa melihat repson dari pembaca atas tulisan-tulisan anda dari komentar yang dituliskan dibawah artikel anda.

Atau kalau anda mau anda bisa membuat sebuah blog. Ya anda bisa menulis apa saja di sana, anda tidak perlu takut salah dan tidak diterima karena andalah yang berhak menerbitkan atau menghapus tulisan-tulisan anda.

Nah, mengapa anda tidak coba?

Saya tunggu ya!

Make a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

8 Responses to “Indie”

RSS Feed for Inspirasi untuk Selalu menulis | Comments RSS Feed

jadinya…penulis indie gitu ya🙂
salam semangat..

setuju menulis yang bermanfaat
Blog merupakan salah satu alternatif tempat menulis

saya setuju aja deh dengan yg nulisnya..:mrgreen:

yupssss..banyak jalan untuk meraih ketenaran…nyanyi di depan cermin dulu ato di kamar mandi dengan suara lantang..pasti jadi terkenal bikin gaduh di kamar mandi hehehee

harus belajar nulis yg bener tuh emang disini :mrgreen:

memang segala sesuatunya perlu kerja keras


Where's The Comment Form?

  • Sstt Ada gratisan di bawah!

    Klub Bisnis Internet Berorientasi Action

    Dukung Internet Sehat

    Internet Sehat

    Klik link berikut untuk dapat Ebook Gratis

    BlogBooker
    Turn your Blog into a PDF Book/Archive.

    BlogBooker Google PageRank Checking tool

  • Masukkan alamat surel/email Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui email.

    Join 10 other followers

  • RSS Blog yang lain :)

    • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.
  • RSS Belajar Inggris

    • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.
  • Pengunjung

    • 5,622 pasang mata

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...

%d bloggers like this: