[Kepsek’s Note] # 26: Branding: The Power Of “I”

Posted on April 7, 2012. Filed under: Kepsek's Note | Tags: , , |

“Istiqomalah, maka akan anda dapatkan keajaiban”

Suatu ketika,  ada seorang teman SMA, yang sudah bertahun-tahuan tidak bertemu, yang saat ini bermukim di Dubai, Uni Emirat Arab, mengirimkan pesan di ChatBox FB. Disana dia sedang galau, karena hendak dikontak sebagai Food Stylish professional (tukang foto-foto kuliner) – tetapi dia bingung ketika diminta menentukan “harga tarif” dari pekerjaannya.  Pasalnya dia tidak Pedeuntuk menentukan tariff, dia merasa masih newbie, sementara orang yang hendak menyewa skillnya adalah seorang fotograFoto Asriefer terkenal di Indonesia.  Alhamdulillah setelah  beberapa saat ngobrol akhirnya dia menemukan kepedeannya dan “merasa menyesal” kok gak dari dulu mengembangkan potensinya.

Beberapa saat setelah ceting dengan teman lama SMA tersebut, mbak Hesti Setiarini, mempublish pengalamannya menjadi contributor foto dan tulisan di National Geograhic Traveller [NGT] (lihat di sini http://tinyurl.com/852asx5 )  – saya ingat betul ketika beliau mendapat tawaran dari NGT, sempat inbox saya, dan bilang gak pede, tapi saya katakan kalau itu kesempatan langka yang tidak banyak diberikan kepada orang lain, dan saya yakin mBak Hesti pasti bisa, dan pesan saya saat itu agar men-sharing- pengalamannya di grup (seperti yang telah and baca semua).

Saudara sahabat PNBB sekalian, tentu saja, baik Mbak Hesti ataupun teman SMA saya tadi, eh di ada di grup ini juga, Ayo Asrie keluarlah tengoklah kelasmu ini! Tidak serta merta mendapat kesempatan bergengsi dan langka tersebut. Kebetulan kedua orang yang saya jadikan contoh kali ini memang mempunyai hobi fotografi, meski mereka belajar otodidak. Tetapi meraka  sudah sejak lama tidak segan dan tetap mempublikasikan karyanya di album –album FB mereka dan juga di media social lain seperti Flickr untuk di nikmati orang lain. Saya tahu meski mulanya mereka tidak berniat secara khusus untuk Branding dan unjuk gigi atas kemampuan mereka dalam mengambil gambar secara digital, tetapi konsistensi mereka untuk tetap berkarya dan mempublikasikan itu yang menjadi poin utama dalam pembahasan kita kali ini. Saya yakin jika mulai saat ini kedua mau meniatkan untuk branding – misalnya, insyaALlah akan datang semakin banyak tawaran yang lebih menantang. Bagaimana Mbak Hesti dan Asrie?

Ketekunan dan konsistensi mereka ini, yang disebut dalam bahasa agama adalah ISTIQOMAH. Kalo anda pernah membaca sebuah tulisan dari bang Ali Akbar bin Agil, dalam islam – istiqomah dikatakan melebihi seribu karomah.

Anda tahu karomah?

Ya, kalo nabi mendapatkan mukjizat, sedang orang-orang solih, akan mendapatkan karomah atau keajaiban yang terkadang bisa berlawanan dengan hokum-hukum alam, seperti bisa berjalan di atas air dan seterusnya.

Tetapi istiqomah dikatakan lebih baik dari itu semua! Penjelasanya bisa anda dapatkan dalam sebuah hadist, bahwa, “Amal (pekerjaan/karya) yang kecil namun dilakukan secara istiqomah (kontinyu dan konsisten) adalah lebih baik daripada amal yang banyak tetapi dilakukan cuman musiman”.

Dengan alasan ini pula, ketika suatu malam ada sahabat PNBB yang menanyakan kepada saya, bagaimana caranya untuk menjadi penulis besar – maka saya katakana jawabannya adalah cuman satu : ISTIQOMAH – istiqomah untuk terus menulis dan belajar menulis lebih baik! Bukan musiman dan angin-anginan atau  kata orang Malang, dog-nyengen- yaitu menulis jika ada mood, menulis jika pas senang, menulis pas punya waktu luang atau alasan yang lainnya, sehingga menjadi ratu dan raja alasan – minjem istilahnya Pak EWA.

Dalam konteks, branding, atau mengenalkan diri kita, tentu saja hal itu akan memperlambat kita mencapai apa yang kita inginkan. Karena istiqomah adalah sebuah sunatullah – atau hokum alam bagi siapa saja yang ingin berhasil. Coba tanyakan Mas Isparmo Seo dan Mbak Evyta Ar atau Mas Edris Ernawan – mereka ini adalah orang-orang yang menekuni internet marketing – apakah yang mereka dapatkan jika tidak istiqomah melakukan link building, tidak istiqomah menjaga konten, tidak istiqomah untuk melakukan riset pasar dan seterusnya?

Nah, sekali lagi pesannya hanya satu,

Mari beristiqomah untuk mencapai target-target yang telah kita canangkan!

Anda punya pendapat lain?

Mari kita diskusikan!

************************

PS:

Untuk melihat sebagian foto karya Asrie – teman SMA saya – silahkan jelajahi link berikut

http://www.flickr.com/photos/me_and_my_works/6876878338/in/photostream

Make a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

One Response to “[Kepsek’s Note] # 26: Branding: The Power Of “I””

RSS Feed for Inspirasi untuk Selalu menulis | Comments RSS Feed

[…] hari seindah hari Raya ini, bersihkan diri kembali ke […]


Where's The Comment Form?

  • Sstt Ada gratisan di bawah!

    Klub Bisnis Internet Berorientasi Action

    Dukung Internet Sehat

    Internet Sehat

    Klik link berikut untuk dapat Ebook Gratis

    BlogBooker
    Turn your Blog into a PDF Book/Archive.

    BlogBooker Google PageRank Checking tool

  • Masukkan alamat surel/email Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui email.

    Join 10 other followers

  • RSS Blog yang lain :)

    • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.
  • RSS Belajar Inggris

    • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.
  • Pengunjung

    • 5,622 pasang mata

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...

%d bloggers like this: